12 Desember 2013, Dusun Subah, Desa Subah, tengah menjadi fokus perhatian Pemerintah Desa Subah dalam upaya pencegahan penyebaran demam berdarah. Pemerintah Desa Subah bersama Babinsa Desa Subah, Praka Alvian Seko, Bhabinkamtibmas Desa Subah, Aipda Toni Kuswoyo, dan petugas konseling dari Puskesmas Tayan, melaksanakan kegiatan fogging massal sebagai langkah preventif untuk menghindari wabah demam berdarah di wilayah tersebut.

  • Fogging Desa
  • Fogging Desa

Fogging merupakan metode pengasapan yang efektif dalam membunuh nyamuk Aedes aegypti, faktor penyebab demam berdarah. Kegiatan ini dilakukan dengan cermat dan terkoordinasi untuk mencakup seluruh wilayah Dusun Subah dan seluruh dusun yang berada di Desa Subah.

  • Fogging Desa
  • Fogging Desa

Kegiatan fogging ini merupakan langkah strategis Pemerintah Desa Subah dalam menjaga kesehatan masyarakat. Melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan petugas konseling dari Puskesmas Tayan adalah bentuk sinergi antara pemerintah desa, TNI, Polri, dan sektor kesehatan dalam menangani potensi penyebaran demam berdarah.

  • Fogging Desa
  • Fogging Desa

Selain fogging, Pemerintah Desa Subah mengimbau masyarakat berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, seperti membersihkan bak-bak air atau tempat penampungan air lainnya, membersihkan atau membuang barang-barang bekas yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

  • Fogging Desa
  • Fogging Desa

Pemerintah Desa Subah bersama Babinsa Desa Subah, Praka Alvian Seko, Bhabinkamtibmas Desa Subah, Aipda Toni Kuswoyo, dan petugas konseling dari Puskesmas Tayan turut memberikan edukasi kepada masyarakat tentang gejala demam berdarah dan langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil. Mereka memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya deteksi dini dan respons cepat dalam mengatasi kasus-kasus yang mungkin muncul.

  • Fogging Desa
  • Fogging Desa

Upaya ini merupakan kolaborasi lintas sektor dalam pencegahan ancaman demam berdarah,yang mana upaya untuk menjaga kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab bersama. Kegiatan ini tidak hanya merupakan langkah preventif bagi warga Desa Subah, tetapi juga menjadi contoh positif bagi desa-desa lain dalam menjaga kesehatan masyarakat secara holistic, serta untuk mewujudkan mewujudkan desa yang sehat dan berkembang.