Desa Subah, 07 Mei 2024, Di tengah upaya menjaga kesehatan publik dan keberlangsungan lingkungan, upaya pencegahan rabies menjadi hal yang sangat penting. Kabupaten Sanggau, melalui kolaborasi antara Dinas Perkebunan dan Peternakan serta Pemerintah Desa Subah, menggelar Sanggau Program Bebas Rabies (SABER24). Fokus utama kegiatan ini adalah vaksinasi hewan peliharaan warga di Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir.

  • SABER24

Rabies merupakan penyakit yang mematikan dan sangat berbahaya, tidak hanya bagi hewan peliharaan tetapi juga bagi manusia. Kabupaten Sanggau, yang berada di Provinsi Kalimantan Barat, menghadapi tantangan serius dalam pengendalian penyakit ini. Sebagai respons, SABER24 diinisiasi sebagai langkah proaktif untuk mencegah penyebaran rabies.

  • SABER24

Tujuan Kegiatan dalam memvaksinasi hewan peliharaan secara massal di Desa Subah adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi hewan peliharaan dalam mencegah penyebaran rabies, serta membangun kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Sanggau dan Pemerintah Desa Subah dalam upaya pencegahan rabies.

  • SABER24

Kegiatan SABER24 di Desa Subah dilaksanakan secara terstruktur dan kolaboratif. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 Mei - 9 Mei 2024 di Desa Subah, selain itu akan dilaksanakan juga di Desa Empirang Ujung dan Desa Kenaman pada tanggal 27 Mei – 28 Mei 2024, serta Desa Balai Karangan pada 28 Mei -29 Mei 2024. Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau menyediakan tim medis dan vaksin rabies, sementara Pemerintah Desa bertanggung jawab atas koordinasi dengan masyarakat setempat.

  • SABER24

Kegiatan dimulai dengan sosialisasi tentang pentingnya vaksinasi hewan peliharaan dan bahaya rabies bagi manusia. Setelah itu, tim medis mendatangi rumah-rumah warga untuk melakukan vaksinasi secara langsung. Pendekatan door-to-door ini memastikan bahwa tidak ada hewan yang terlewat dalam program ini.

  • SABER24

Partisipasi masyarakat sangat tinggi dalam kegiatan SABER24. Kesadaran akan pentingnya vaksinasi hewan peliharaan meningkat secara signifikan. Selain itu, tidak ada laporan kasus rabies yang dilaporkan setelah pelaksanaan program, menunjukkan efektivitas dari upaya ini dalam mencegah penyebaran penyakit.

  • SABER24

SABER24 di Desa Subah merupakan contoh nyata kolaborasi yang sukses antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa dalam menjaga kesehatan masyarakat. Melalui program ini, tidak hanya hewan peliharaan yang dilindungi dari rabies, tetapi juga masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya peran aktif dalam upaya pencegahan penyakit menular seperti rabies. Kolaborasi semacam ini memberikan contoh bagaimana sinergi antara berbagai pihak dapat menciptakan dampak positif yang signifikan dalam menjaga kesehatan publik dan kesejahteraan masyarakat.